![]() |
| Antara koleksi benang |
![]() |
| Crochet: Baby Hat |
![]() |
| Antara koleksi benang |
![]() |
| Crochet: Baby Hat |
Trying to understand English is a lesson in silliness as some words never sound like how they are spelt.
READER Otis Schindler received a call from India. The caller asked him to spell a name: “Is it S for Surat, M for Mumbai, I for Ichalkaranji, T for Tiruchirappalli and H for Hinjilicut?”
Otis was baffled. Later, he said to me: “Maybe it’s better if they have standard phonetics.” But then, he realised that it could be tricky in this globalised world, with phrases such as Q for qing, as in Qing Dynasty.
I had to agree. Even without the Asian elements, English is fundamentally a silly language. I’ll never forget trying to teach my daughter that the word ‘right’ has a g in the middle.
Her: “Why? That’s dumb."
Me: “There’s a good reason for it.”
Her: “Like what?”
Me: “Er, I’ll tell you later.”
Her: “You don’t know, do you?”
Me: “I do know.”
Her: “Tell me then.”
Me: “I can’t. It’s a secret.”
Her: “It’s not a secret.”
A particular problem when spelling things out loud is that English words often don’t start with the letter they sound like when pronounced.
Here are a dozen words which sound right but are wrong:
A is for eh?; C is for see; G is for jeep; I is for eye; K is for Cayman; L is for elephant; M is for eminent; N is for enlist; Q is for cue; R is for ah; S is for esteem; and U is for you.
Who made up this dumb language anyway? Probably Shakespeare or someone like that who rarely received calls from phone centres in India.
My rant was interrupted by someone sitting nearby. “Words are spelled with the right letters if you are a rap singer,” said a nearby youth, who shall go unnamed, as she was skipping school that day. She pointed out that people who made pop songs would spell esteem as S-Teem, eminent as M-inent and so on.
This music fan claimed that the trend started with Coz I Luv You by Slade in 1971 but was now widespread among music people. But even pop stars sometimes embarrass themselves.
“Jessie J had a line from one of her songs tattooed on her hip and spelled it wrong,” she said.
The British singer wrote: “Don’t loose who you are in the blur of stars”, misspelling the word “lose”. She now has to look silly the rest of her life or cut off a buttock.
This leads me to an observation. People who write nice letters to columnists can usually spell. But the ones who write abusive ones can’t.
Yesterday, I got a message saying: “Your gay.” I wrote back asking: “My gay what?”
I told Otis that if his caller from India rings again, he could have some fun by giving him a list of words with silent first letters.
Throw him an A for aisle; B for bdellium; C for czar; D for djinn; E for Euphrates; G for gnome; H for hour; K for knee; M for mnemonic; O for Ouija; P for pneumonia; and, most appropriate of all, W for wrong.
Posted on 5 September 2011 - 01:42pm
Nury Vittachi
lifstyle@thesundaily.com

Semoga momentum Ramadhan kita sentiasa berada pd tahap tertinggi dr awl hingga ke pengakhirannya..ayuh kita b'usaha untuk m'perbaiki mutu ibadah kita kali ini kerana mungkin ini adalah Ramadhan t'akhir dalam hidup kita..wallahu'aklam..semua itu adalah perancangan Allah..huhu
Dalam sebuah hadis, Nabi (SAW) bersabda :
Tidaklah berpuasa itu dari makan-minum, tetapi berpuasa itu adalah dari perbuatan kosong dan perkataan keji. Maka jika kau dicaci orang atau diperbodohnya, hendaklah kamu mengatakan : "Saya ini berpuasa, saya ini berpuasa!''
(hadis riwayat Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban)
Jelas kepada kita bahawa puasa yang berkualiti bukan sekadar menahan diri dari makan-minum. Tetapi kita perlu juga menahan diri dari perbuatan kosong(lagha). Cuba bayangkan berapa banyak perbuatan lagha yang kita buat hari ini; dari berbual kosong sehinga kepada bermain computer games atau menonton televisyen. Sebaliknya kita perlu sibukkan harian kita dengan kerja-kerja produktif; untuk dunia dan akhirat kita. Jika mempunyai luang dari waktu bekerja mencari nafkah kita, sibukkan diri dengan membaca al-Quran, terjemahannya atau berzikir atau i'tikaf atau menghadiri majlis ilmu atau membaca buku-buku agama dan seumpamanya.
Source :
taman2 yg indah..dlm otak wa ade taman!!!haha..knape??sbb nk save input2 yg dibaca lam otak kanan..makanye..tgn kiri dperlukan sbg keyb0ard utk transfer sgl input2 yg dibaca..make sense x?hehe
ku juge setuju dgn p's0alan2 yg diajukan oleh m0st w0men yg 1st time tao sal kaedah ni..n yg daa tao p0n mungken jrg yg berani nk wat kan..sbb x bese..hehe..antara p's0alan2 yg diajukan adalah :1. Tidak ada peningkatan kepada risk of infection, malahan bayi yang dilahirkan secara waterbirth mendapat lebih protection terhadap “aspiration pneumonia”.
Bayi yang dilahirkan tidak bernafas dengan udara selagi dia belum terdedah kepada udara. So ada kes di mana apabila bayi dilahirkan, ia terus menyedut udara dengan kuat menyebabkan sisa-sisa amniotic fluid dan kotoran lain disedut oleh bayi menyebabkan terjadinya “aspiration pneumonia”. Tetapi kelahiran di dalam air, membolehkan bidan membersihkan muka bayi terlebih dahulu sebelum mengangkatnya keluar, sekaligus mengurangkan risiko aspiration pneumonia.
Sepertimana yang dikatakan, bayi yang dilahirkan tidak bernafas dengan udara selagi dia belum terdedah kepada udara. Kronologinya adalah setelah bayi dilahirkan, attendan/ibu/suami membersihkan muka dan badan bayi lalu diangkat keluar dari air, seterusnya baru tali pusat dipotong. Justeru, tidak timbul persoalan “bayi lemas di dalam air”.
2. Juga, first-time mother yang melahirkan anak di dalam air memerlukan masa yang lebih singkat. Mungkin air tersebut menenangkan fikiran yang cemas, atau mungkin menyegarkan badan yang penat, tidak diketahui, cumanya yang pastinya proses kelahiran lebih singkat.
3. Kurangnya keperluan pada episiotomy. User2 ibu yang pernah melahirkan anak tahu kot apa episiotomy nih. Hoho. Teorinya, air memudahkan otot dan kulit untuk stretch.
4. Dan yang paling beneficial, adalah majority ibu yang melahirkan anak di dalam air ini tidak perlukan painkiller. Hanya 5 percent je yang meminta epidural, sedangkan dalam kelahiran biasa 66% ibu meminta diberi epidural.
Maka dari penjelasan dan kajian di ataslah, dapat dirumuskan bahawa sebenarnya kelahiran di dalam air itu lebih beneficial/baik bagi manusia! Teknik kelahiran yang unorthodox ini semakin mendapat tempat baik di luar negara, mahupun di dalam negara kita.
s0..pada pasangan2 atao bakal ibu yg inginkan kelainan ato cabaran dalam melahirkan anak..kaedah ini pasti m'jadik 1 pengalaman dan kenangan yg sangat hebat!!! mn laa tao..k0t2 anak tu nnt akan jadik swimmer t'handal suatu hr nnt..hehe..tapi t'pulang pd sesiapa utk gune kaedah mn2..yg PENTING!!! baby selamat..insyaAllah..weee..selamat m'cube!!! m(^_^)v
Entah kenapa hati yg tidak tenang rasa terbuai bila b'tadabbur dan m'hayati maksud surah Ad-Dhuha hari ini..terima kasih Ya Allah kerana m'damaikan hati hambaMu ini..alangkah indahnya perasaan kebergantungan sepenuhnya padaMu Ya Allah.. Sifat arRahim Mu tidak pernah mengira siapa-siapa hambaMu sama ada yg b'iman atau kufur..yg b'syukur atau tidak dlm m'beri nikmat dan rezeki..
Siapa orang yang disebut tertipu? Mereka yang tertipu itu, ialah yang tertipu dunia dengan kenikmatannya. Mereka lebih mengutamakan dunia atas akhirat, dan mereka lebih ridha dengannya daripada kehidupan akhirat. Mereka penganut paham hedonisme. Mereka kaum pemuja syahwat kenikmatan dunia.
Pernyataan-pernyataan mereka sangat rendah, dan mengatakan, “Dunia itu sifatnya tunai, dan kenikmatannya konkret, sementara akhirat itu belum ada sekarang. Sekarang yang tunai itu lebih bermanfaat daripada yang belum nampak, yaitu kehidupan di akhirat, serta adanya surga. Mereka yang mencintai kehidupan materi dan hedonis, lebih memilih yang sifatnya tunai, kehidupan dunia bagaikan mutiara yang indah, memberi kelezatan yang sangat nikmat, meyakinkan, sementara kehidupan akhirat itu masih meragukan. Mereka tidak ingin memilih kehidupan yang masih meragukan. Begitulah orang-orang yang telah masuk perangkap dan memilih kehidupan dunia.
Mereka yang memilih kehidupan itu, karena terkena rasukan dan bisikan setan yang paling dahsyat. Binatang ternak lebih cerdas daripada mereka. Binatang ternak bila takut dengan sesuatu yang membahayakan, mereka tidak akan berjalan ke depan, meskipun dipukul. Tetapi, bagi mereka yang hedonis dan penikmat dunia, itu mereka mengaku beriman kepada Allah dan Rasul-Nya, serta pertemuan dengan-Nya, maka mereka itu manusia yang paling sengsara, karena mereka mengetahui. Dan, jika mereka tidak beriman dengan itu semua, menolak, serta tidak menerima (istijabah), maka mereka lebih jauh dari kebenaran.
Allah Azza Wa Jalla berfirman :
“Sesungguhnya makhluk bergerak yang bernyawa yang paling buruk dalam pandangan Allah ialah mereka yang tuli dan bisu (tidak mendengar dan memahami kebenaran) yaitu orang-orang yang tidak mengerti”. (Al-Anfal : 20)
Para penganut paham hedonis dan pemuja kenikmatan dunia itu, bila mereka menyatakan bahwa yang tunai itu lebih baik dibanding dengan yang tertunda (akhirat), maka jawabannya, adalah jika diantara yang tunai dan yang tertunda sama nilainya, maka yang tunai itu lebih baik. Namun, jika keduanya berbeda, yaitu yang tertunda lebih baik dan besar nilainya, maka yang tertunda lebih baik. Lantas bagaimana membandingkan antara dunia dan akhirat? Sementara, dunia itu hanya satu nafas dari nafas-nafas akhirat?
Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Sallam bersabda :
“Perumpamaan dunia dengan akhirat adalah kalian mencelupkan jari kalian ke laut, kemudian diangkat, lihatlah dunia hanya air yang ada di jari tersebut”.
Hakekatnya, mengutamakan dunia, yang sifatnya tunai ini atas akhirat yang tertunda adalah tipuan, dan kebodohan yang besar bagi manusia. Perbandingan antara dunia beserta isinya dengan akhirat berapakah umur manusia? Berapa lama ia menikmati dunia, kemudian selanjutnya mereka akan menuai hasilnya di akhirat. Apakah orang yang berfikir dengan logis akan mendahulukan kenikmatan sekarang (di dunia) dalam waktu yang sangat singkat, mengharamkan diri mereka dari kebaikan di akhirat yang sifatnya kekal abadi? Sebaliknya mereka lebih memilih kenikmatan kecil dan sebentar untuk meninggalkan kenikmatan yang tak ternilai harganya di akhirat, yang tak ada akhirnya, dan tak terhitung jumlahnya?
Pernyataan sebagian diantara mereka, para penganut paham hedonis itu, “Saya tidak akan meninggalkan sesuatu yang meyakinkan menuju suatu yang meragukan”. Hanya ada dua asumsi dari pernyataan itu, bisa jadi mereka meragukan janji dan ancaman Allah, meragukan kebenaran Rasul-Rasul-Nya, maka renungkanlah ayat-ayat Allah yang Mahatinggi yang menunjukkan keberadaan-Nya, kekuasaan-Nya, kehendak-Nya, ke-Esaan-Nya, kebenaran para utusan-Nya yang mereka kepada manusia.
Allah Azza Wa Jalla berfirman :
“Wahai orang-orang yang beriman! Taatlah kepada Allah dan Rasul-Nya, dan janganlah kamu berpaling dari-Nya, padahal kamu mendengar (perintah-perintah-Nya).” (al-Anfal : 20)
Tentu, barangsiapa mau merenung sejenak, di mana sejak janin, hingga menjadi manusia yang sempurna, maka manusia akan menyimpulkan bahwa yang mengatur demikian rupa, serta mengatur setiap tahapan yang dilalui dalam kehidupannya, tidak mungkin manusia melakukan semua itu, kemudian ditelantarkan dan ditinggalkan sia-sia. Tidak mungkin diibiarkan tanpa perintah, dilarang mengerjakan sesuatu, tidak diberitahu kepadanya hak-hak-Nya, tidak memberi balasan baik dan buruk. Barangsiapa yang merenungkan semua makhluk-Nya baik yang ia lihat atau yang tidak, ia akan menyimpulkan, semua adalah bukti ke-Esaan Tuhan, adanya kenabian, hari pembalasan, dan al-Qur’an adalah semua itu benar.
Allah berfirman :
“Maka Aku bersumpah dengan apa yang kamu iihat, dan dengan apa yang tidak kamu lihat, sesungguhnya Al-Qur’an itu adalah benar-benar wahyu (Allah yang diturunkan pada) Rasul yang mulia”. (Al-Haaqqah : 38-40).
Adanya eksistensi manusia merupakan bukti adanya Allah yang Maha Esa, bukti kebenaran Rasul-Nya, dan bukti ketetapan sifat-sifat-Nya yang sempurna. Termasuk adanya kehidupan akhirat, yang kekal dan abadi.
Adanya jaminan surga dan neraka. Manusia dapat memilihnya sesuai dengan keyakinan mereka. Manusia yang mencintai dunia dan kenikmatan materi, tak akan pernah dapat menerima kehidupan akhirat dan surga-Nya, yang sifatnya masih tertunda itu. Wallahu‘alam.
Source : Mashadi, EraMuslim
Ketika Memulakan Kerja
Bacalah ayat ini sebelum anda memulakan apa-apa saja kerja kerana dengan bacaan ini akan keluarlah iblis dan syaitan yang berada didalam tubuh kita dan juga di sekeliling kita, mereka akan berlari keluar umpama cacing kepanasan.
Sebelum Masuk Ke Rumah
Sebelum anda masuk rumah, bacalah surah Al-Ikhlas (sebanyak 3 kali. Masuklah rumah dengan kaki kanan dan dengan membaca bismillah... Berilah salam kepada anggota rumah dan sekiranya tiada orang di rumah berilah salam kerana malaikat rumah akan menyahut.
Amalkanlah bersolat kerana salam pertama (ianya wajib) yang diucapkan pada akhir solat akan membantu kita menjawab persoalan kubur. Apabila malaikat memberi salam , seorang yang jarang bersolat akan sukar menjawab salam tersebut. Tetapi bagi mereka yang kerap bersolat, amalan daripada salam yang diucap di akhir solat akan menolongnya menjawab salam malaikat itu.
Ketika Sakit
Sabda Rasulullah S.A.W yang bermaksud: Barangsiapa membaca surah Al-Ikhlas sewaktu sakit sehingga dia meninggal dunia, maka dia tidak akan membusuk di dalam kuburnya, akan selamat dia dari kesempitan kuburnya dan para malaikat akan membawanya dengan sayap mereka melintasi titian siratul mustaqim lalu menuju ke syurga. Demikian diterangkan dalam Tadzikaratul Qurthuby ).
Khatam al-Quran
Rasulullah SAW pernah bertanya sebuah teka-teki kepada umatnya: Siapakah antara kamu yang dapat khatam Qur'an dalam jangka masa dua-tiga minit? Tiada seorang dari sahabatnya yang menjawab. Malah Saiyidina Ummar telah mengatakan bahawa ianya mustahil untuk mengatam Qur'an dalam begitu cepat.
Kemudiannya Saiyyidina Ali mengangkat tangannya. Saiyidina Ummar bersuara kepada Saiyidina Ali bahawa Saiyidina Ali (yang sedang kecil pada waktu itu) tidak tahu apa yang dikatakannya itu. Lantas Saiyidina Ali membaca surah Al-Ikhlas tiga kali. Rasulullah SAW menjawab dengan mengatakan bahawa Saiyidina Ali betul.
Membaca surah Al-Ikhlas sekali ganjarannya sama dengan
membaca 10 jus kitab Al-Quran. Lalu dengan membaca surah Al-Ikhlas sebanyak tiga kali qatamlah Quran kerana ianya sama dengan membaca 30 jus Al-Quran.
Pahala Membacanya
Berkata Ibnu Abbas r.a. bahawa Rasulullah SAW telah bersabda: Ketika saya (Rasulullah SAW) israk ke langit, maka saya telah melihat Arasy di atas 360,000 sendi dan jarak jauh antara satu sendi ke satu sendi ialah 300,000 tahun perjalanan. Pada tiap-tiap sendi itu terdapat padang sahara sebanyak 12,000 dan luasnya setiap satu padang Sahara itu seluas dari timur hingga ke barat.


Ramadhan sudah menjelang. Apa dan bagaimana kita harus melakukan ibadah shaum Ramadhan ini sepanjang hari. Mari kita buat jadual harian kita sebagai seorang muslim dan ,muslimah di bulan Ramadhan. Dengan jadual ibadah harian ini, dapat menjadi panduan dalam memaksimumkan ibadah kita di Bulan Ramadhan.
04.00 pagi. Bangun pagi dan berdoa kepada Allah SWT dengan doa: Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan aku,
setelah Dia mematikan aku dan kepadaNya lah aku akan dikembalikan.
Berniatlah kepada Allah SWT untuk melaksanakan sebanyak-banyak kebaikan (ibadah) hari itu. Mandi dan bersihkan diri. Ambil air wudhu dan memakai pakaian yang bersih suci untuk beribadah, pakai wewangian.
04.20 pagi. Solat Sunnah Taubat : Sahaja aku solat sunat taubat 2 rakaat karena Allah Taala. Rakaat pertama selepas Al-Fatihah baca surah Al-Kafirun (diserahkan masing-masing), rakaat kedua selepas Al-Fatihah baca surah Al-Ikhlas (diserahkan masing-masing). Selepas s0lat, angkatlah kedua tangan, memohon ampun kepada Allah. Menangis dengan disertai penyesalan atas dosa yang telah kita lakukan.
Solat sunnat Tahajud : Sahaja aku solat sunnah tahajjud 2 rakaat kerana Allah Taala. Rakaat pertama selepas Al-Fatihah baca surah Al-Kafirun (diserahkan masing-masing), rakaat kedua selepas Al-Fatihah baca surah Al-Ikhlas (diserahkan masing-masing). Selepas s0lat, angkatlah kedua tangan, memohon ampun kepada Allah. Menangis dengan disertai penyesalan atas dosa yang telah kita lakukan.
Solat sunnat Hajat : Sahaja aku s0lat sunnah hajat 2 rakaat kerana Allah Taala. Selepas Al-Fatihah rakaat pertama baca ayatul Kursi 1 kali (diserahkan masing-masing). Selepas Al-Fatihah rakaat kedua baca surah Al-Ikhlas 11 kali (diserahkan masing-masing). Ketika sujud terakhir baca 11 kali dan sertakan di dalam hati segala hajat-hajat kita.
Solat sunnat Witir : Sahaja aku s0lat sunnah witir 2 rakaat kerana Allah Taala. Selepas salam, bangun lagi dan sembahyang witir 1 rakaat (atau langsung bisa 3 rakaat). Perbanyaklah berdoa kepada Allah dengan penuh rasa kehambaan, rendah diri, meminta kepada Allah, merintih memohon kepada Allah, agar Allah mengampuni dosa-dosa kita, taubat kita, menerima amalan kita, memperkenankan doa dan permintaan kita.
04.50 pagi. Makan Sahur, menggosok gigi dan membersihkan sisa-sisa makanan di mulut.
05.25 pagi. Bersiap menunggu waktu Subuh dengan membaca Al-Quran, berdzikir atau berselawat. Solat sunnat Subuh, s0lat Subuh berjemaah. Selesaikan wirid harian di tikar/sajadah atau baca Al-Quran hingga terbit matahari.
06.00 pagi. Membuat persiapan ke tempat kerja. Melangkah ke tempat kerja dengan membaca Bismillah dan doa kepada Allah SWT agar semua aktiviti kita diberkahtNya. Sentiasa berdzikir, berselawat kepada Rasulullah SAW di dalam hati.
Perbanyaklah istighfar, meminta ampun kepada Allah SWT. Melaksanakan kerja dengan bersemangat dan penuh bertanggungjawab. Datangkan rasa bahawa Allah sentiasa memperhatikan kerja-kerja yang kita lakukan dan yakinilah bahwa Dia akan membalas segala kebaikan yang kita perbuat dan lakukan.
08.30 pagi. Solat sunnat Dhuha. Ia adalah sumber rezeki yang berkah jika istiqamah diamalkan.
Dengan niat : Sahaja aku s0lat sunnah dhuha 2 rakaat kerana Allah Taala. Penuhi waktu dhuha itu dengan menambah ilmu atau membaca Al-Quran. Jauhi dengan sungguh-sungguh dari melakukan perbuatan dosa, walaupun kecil serta perkara yang sia-sia.
Contoh perbuatan dosa, walaupun kecil : mengumpat, mengutuk, menyindir yang menyakitkan orang, bergaul bebas tanpa menjaga syariat seperti berkhalwat (berdua-duaan) dengan bukan muhrim mengenai perkara yang tidak ada sangkut pautnya dengan pekerjaan.
1.15 tgh hr. Bersiap-siap untuk s0lat Dzuhur. Menunggu waktu s0lat dengan s0lat sunnat, berdzikir, berselawat. Solat dzuhur berjemaah. Laksanakan juga s0lat sunnat Rawatib.
Bersyukur setelah selesai melaksanakan s0lat sunnat dan wirid sebagai tanda terima kasih kepada Allah yang telah memberi kita nikmat besar dapat menyembah dan bersujud kepadaNya.
4.30 ptg. Bersiap-siap untuk s0lat Asar. Solat Asar berjemaah. Laksanakan juga s0lat sunnat qabliyah. Bersujud syukur setelah selesai melaksanakan s0lat sunnat dan wirid sebagai tanda terima kasih kepada Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat yang besar serta dapat menyembah dan bersujud kepadaNya.
5.30 ptg. Membeli barang-barang untuk keperluan berbuka dan sahur, tanpa berlebih- lebihan. Ingatlah walaupun syaitan dirantai, namun nafsu masih ada dalam diri kita !!!
7.00 ptg. Memperbanyakkan doa sebelum berbuka. Karena di waktu itu adalah masa yang mustajab untuk berdoa. Ingatlah sabda Rasulullah SAW : “Berapa banyak orang yang berpuasa, namun yang mereka dapatkan hanya lapar dan dahaga”, bermohonlah kepada Allah memohon agar amalan kita diterima.
Apabila masuk waktu Magrib, bacalah doa dan berbuka : “Wahai Tuhan, karena Engkaulah aku berpuasa, dan kepada Engkaulah aku beriman dan dengan rezeki engkaulah aku berbuka”.
Berbuka puasalah dengan makanan manis seperti buah kurma dan meminum air, terus menunaikan shalat maghrib berjamaah, setelah itu barulah makan makanan berat atau bisa ditunda ba’da shalat tarawih.
8.00 malam. Siap-siap untuk s0lat isya’ berjemaah dan diteruskan dengan s0lat tarawih hingga selesai. Cuba pertahankan s0lat tarawih, walau bagaimanapun keadaan, atau sekalipun kerana fadhilahnya amat besar.
Bacalah Al-Quran dengan penuh tawadhu, boleh dibaca dengan bertadarus (berkumpulan bergilir-gilir, seorang baca, yang lain menyemaknya), cuba khatamkan membaca Al-Quran paling kurang satu kali sepanjang ramadhan. Kebanyakan imam-imam besar (Imam Syafi’i) mengkhatam Al Quran dua kali dalam sehari (60 kali sebulan Ramadhan)
10.30 malam. Memperbanyak istighfar sebelum tidur. Berniatlah untuk puasa keesokan hari dengan berniat: Sengaja aku berpuasa hari esok untuk menunaikan puasa ramadhan yang wajib ke atasku, tahun ini karena Allah Taala.
(yang ini JANGAN SAMPAI LUPA loh, niat puasa Ramadhan untuk esok hari!!!). Tidur diawal agar dapat bangun untuk beribadah. Bacalah doa sebelum tidur: “Dengan namaMu Ya Allah! Aku hidup dan mati. Ingatlah tidur adalah mati yang sementara, kemungkinan kita dipanggil Allah ketika tidur. Amien Yaa Rabbal Alamin.
Sumber tulisan: PKPU